PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN TEPUNG JAGUNG KELOMPOK TANI TUMOU TOU DESA KAROWA SUKSES DIGELAR

MINSEL – Kelompok Tani Tumou Tou Desa Karowa menggelar pelatihan pembuatan tepung jagung sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan nilai tambah hasil panen jagung. Pelatihan ini diikuti oleh anggota Kelompok Tani Tumou Tou bersama masyarakat desa, dengan menghadirkan narasumber pakar dibidang pertanian Dr. Indriana, SP., M.Si.

Kegiatan berlangsung di balai desa Karowa, yang menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus tempat belajar bersama. Pelatihan dilaksanakan pada hari selasa, 05 September 2026, mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai.

Desa Karowa menjadi tempat kegiatan bagi peningkatan kapasitas petani lokal. Kelompok Tani Tumou Tou menggelar pelatihan pembuatan tepung jagung sebagai upaya meningkatkan nilai tambah hasil panen jagung yang melimpah di wilayah tersebut.

Tim pelaksana kegiatan pengabdian Masyarakat pemula yakni ketua Ayesha Aramita Malonda, ST., MT, anggota 1 Billy Manueke, SE., M.Si., anggota 2 Evawany Tomayahu, SP., M.Si

Ucapan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan pengabdian Masyarakat Kemendikti Saintek yang telah memberikan dana untuk pelaksanaan program pengabdian Masyarakat Pemula pada kelompok tani Tumou Tou Desa Karowa Kecamatan Tompaso Baru Kabupaten Minahasa Selatan.

Desa Karowa Kecamatan Tompaso Baru Kabupaten Minahasa Selatan — Upaya meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah potensi pangan lokal terus dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Peningkatan Keterampilan Masyarakat dalam Pembuatan Tepung Jagung sebagai Alternatif Sumber Pangan.

” Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada masyarakat agar jagung tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan pangan dalam bentuk segar, tetapi juga dapat diolah menjadi produk tepung yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari pengenalan potensi jagung sebagai bahan pangan, pemilihan bahan baku, sortasi, pencucian, pengeringan, penggilingan, hingga pengayakan untuk menghasilkan tepung jagung. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai setiap tahapan sekaligus kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung proses pengolahan tersebut.

Tim pengabdian memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan, sanitasi, dan kualitas bahan selama proses produksi. Hal ini diperlukan agar tepung jagung yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar berbagai olahan pangan.

Selain aspek teknis produksi, masyarakat juga diperkenalkan pada aspek pengembangan usaha dan agribisnis. Pendampingan mencakup pengelolaan biaya produksi, penentuan harga jual, pengemasan, pemasaran, serta peluang pengembangan produk berbahan dasar tepung jagung. Dengan demikian, kegiatan tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan mengolah jagung, tetapi juga membuka wawasan masyarakat terhadap peluang ekonomi dari pemanfaatan pangan lokal.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa turut dilibatkan sebagai pendamping. Mahasiswa membantu persiapan kegiatan, mendampingi peserta saat praktik, membantu penataan area produksi, serta melakukan dokumentasi kegiatan. Keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat selama proses pelatihan dan praktik berlangsung.

Masyarakat mengikuti setiap tahapan pengolahan dan berdiskusi mengenai berbagai kemungkinan pemanfaatan tepung jagung untuk kebutuhan rumah tangga maupun pengembangan produk pangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat mampu mengolah jagung secara mandiri menjadi tepung, meningkatkan pemanfaatan sumber daya pangan lokal,

Serta mengembangkan produk olahan yang berpotensi memberikan nilai tambah. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong tumbuhnya keterampilan dan kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan potensi pangan yang tersedia di lingkungan sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *