Breaking News
​Pasca-Mundur Dari NasDem, Pengamat Nilai Peluang Victor Mailangkay Berlabuh ke Gerindra Paling Rasional* ​MANADO, 30 September 2026 — Keputusan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., meletakkan jabatannya sebagai Ketua DPW Partai NasDem Sulut sekaligus mengundurkan diri dari keanggotaan partai memicu dinamika baru dalam konstelasi politik daerah. Surat pengunduran diri tersebut diserahkan langsung kepada Ketua Umum Surya Paloh di NasDem Tower, Jakarta, pada Selasa (29/9/2026). ​Langkah pengunduran diri ini, yang didasari perbedaan cara kerja di internal organisasi wilayah, kini membuka diskursus mengenai arah dermaga politik Victor selanjutnya. Sejumlah pengamat dan analis politik lokal menilai opsi bergabung dengan Partai Gerindra merupakan langkah paling strategis dan rasional dengan pertimbangan: 1. ​Soliditas Kepemimpinan Eksekutif Sulut : Victor Mailangkay saat ini memimpin Sulawesi Utara bersama Gubernur Yulius Selvanus Lumbaa (YSL) yang merupakan figur sentral Gerindra. Keselarasan afiliasi kepartaian antara Gubernur dan Wakil Gubernur dinilai akan memperkokoh stabilitas birokrasi serta meminimalkan friksi partisan di tubuh pemerintahan daerah. 2. ​Konektivitas Program dengan Pemerintah Pusat : Penyelarasan garis politik dengan Partai Gerindra memperlancar sinergi program pembangunan Sulawesi Utara langsung ke episentrum kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 3. ​Opsi Alternatif Rumah Lama : Selain Gerindra, rekam jejak panjang Victor selama puluhan tahun sebagai kader dan legislator senior Partai Golkar (1980–2018) menempatkan partai beringin sebagai alternatif historis, kendati momentum kekuasaan hari ini condong mengarah ke Gerindra. ​Mundurnya Victor Mailangkay menandai reposisi taktis dari figur politikus senior yang matang. Jika langkah ke Gerindra terwujud dalam waktu dekat, hal tersebut dipandang sebagai konsolidasi alami demi mengawal pembangunan dan kestabilan pemerintahan di Sulawesi Utara hingga tuntas. ​Narahubung Media: Redaksi & Tim Analisis Kebijakan Daerah Email : redaksi@suaramanado.com Situs: www.suaramanado.com 12 Pengaba Paduan Suara Dari Lima Negara Asia Tenggara Satukan Harmoni Dalam Konser di Manado PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN TEPUNG JAGUNG KELOMPOK TANI TUMOU TOU DESA KAROWA SUKSES DIGELAR SPRI Sulut “Perang” Oknum Catut Nama Wartawan: Proposal Sumbangan Disertai Intimidasi Jangan Dibiarkan! Irjen Pol Roycke Harry Langie,Berikan Pataka Maesa’an Waya Kepada Brigjen Pol Yudo Hermanto Tanda Kepemimpinan Polda Sulut Berganti

Bersama-sama Cari Cadangan Migas Baru, SKK Migas – PHR Lakukan Tajak Sumur Eksplorasi Pinang East-1

SUARAMANADO, Jakarta : Untuk meningkatkan produksi minyak di Wilayah Kerja (WK), Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Pertamina Hulu Rokan mencari cadangan migas baru dengan melakukan tajak sumur eksplorasi Pinang East-1.

Tajak sumur yang dilaksanakan pada Kamis, 14 Maret 2024 pukul 23.30 WIB ini dilakukan bersama-sama dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas bumi (SKK Migas).

Kegiatan tajak sumur tersebut juga menjadi langkah untuk memenuhi kebutuhan energi dan mendukung ketahanan energi nasional.

Sumur Pinang East-1 sendiri terletak di lapangan Pinang, lebih tepatnya di Kabupaten Rokan, Sumatra Utara.

Sumur eksplorasi tersebut akan dibor secara vertikal menggunakan Rig PDSI#49.2 (550 HP) dengan rencana kedalaman akhir sumur di 3.905 ft.

Pengeboran eksplorasi ini dimaksudkan untuk menguji dan mengevaluasi potensi kandungan migas yang terdapat pada Reservoir Bekasap Sand.

Saat ini status operasi pengeboran sumur Pinang East-1 sedang melakukan pengeboran vertical section lubang 17-1/2” sampai kedalaman 800 ftMD.

Program pengeboran sumur eksplorasi ini diperkirakan akan dilaksanakan sampai waktu 2 bulan ke depan.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi D. Suryodipuro menyampaikan, tahun ini SKK Migas dan KKKS telah menyepakati program pemboran ekplorasi yang lebih masif dibandingkan tahun lalu.

Tahun 2024 target pemboran sumur eksplorasi mencapai 48 atau meningkat sekitar 26 persen dibandingkan realiasi tahun lalu.

Untuk tercapainya target tersebut, diawal tahun SKK Migas mendorong KKKS untuk dapat melakukan pemboran, salah satu yang direalisasikan adalah pemboran sumur eksplorasi Pinang East-1.

“Kunci untuk mendukung peningkatan produksi minyak dan gas adalah penemuan sumber hidrokarbon, oleh karenanya SKK Migas tahun ini mendorong investasi eksplorasi yang lebih masif dengan rencana investasi sebesar US$ 1,8 miliar atau naik 100% dibandingkan realisasi tahun lalu yang sebesar US$ 0,9 miliar”.

“Terlebih, saat ini Blok Rokan adalah penyumbang produksi minyak terbesar di Indonesia, oleh karenanya potensi yang ada harus bisa dioptimalkan sehingga dapat mendukung ketahanan energi nasional”, imbuh Hudi.

EVP Upstream Business PHR WK Rokan Edwil Suzandi mengatakan, keberhasilan tajak sumur eksplorasi Pinang East ini merupakan bagian dari pemenuhan Komitmen Kerja Pasti (KKP) dari WK Rokan dalam upaya meningkatkan jumlah produksi untuk ketahanan energi nasional.

“Sumur ini menargetkan reservoir (tempat penyimpanan cadangan minyak dalam bumi) Bekasap, yang merupakan reservoir utama yang telah memproduksi minyak di Lapangan Pinang,” kata Edwil.

Edwil menambahkan, prospek Pinang East diharapkan memiliki sumber daya kontijen (2C resources) minyak sebesar 2,53 juta barel setara minyak (MMBOE).

Lapangan ini akan lebih maksimal dengan adanya tambahan sumur pengembangan.

“Dengan estimasi dibutuhkan satu sumur development (pengembangan) tambahan untuk optimalisasi produksi jika diperoleh temuan/discovery untuk bisa memproduksi minyak yang terkandung dalam struktur Pinang East,” katanya.

Edwil juga mengapresiasi kinerja tim PHR di lapangan yang berhasil melakukan pekerjaan tajak sumur dengan aman dan selamat.

Untuk saat ini, lanjut Edwil, tajak sumur ini menjadi satu-satunya sumur eksplorasi atau sumur yang digunakan untuk mengambil sampel atau data di Lapangan Pinang East.

Sumber : kabarbumn.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *