Dukungan Penuh Penganugerahan Pahlawan Nasional Kepada Prof Soemitro mengalir deras

SULUT – Pada Giat Peringatan HUT Ke 109 Prof Soemitro Djojohadikusumo yang di prakarsai oleh Majelis Keluarga Besar Permesta dengan Ketua Umum Philip Pantouw yang menunjuk DPP Komando Permesta Indonesia dibawah Panglima Komando Troy Kairupan, S.Sos.

Mengalir deras dukungan penuh untuk menjadikan Prof Soemitro Djojohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional dengan ditandai Deklarasi Penandatanganan Dukungan di spanduk yang disediakan Panitia Pelaksana.

Ketua Pantia Pelaksana Franky Harahap, S.E. (yang juga sebagai Ketua Kawanua Rescue Indonesia Sulut) dalam sesi wawancara menjelaskan garis besar kegiatan yaitu sebagai Forum resmi penyampaian sejarah panjang Prof Soemitro sebagai Begawan Ekonomi dengan Teorinya yang dipakai dalam meletakkan fondasi pembangunan ekonomi Indonesia pasca kemerdekaan yang dikenal dengan Sumitronomic.

Giat dibuka dengan Sambutan Gubernur Sulawesi Utara yang dibacakan oleh Kepala Badan Litbang Sulut Jani Lukas, kemudian presentasi dari empat orang Tokoh dari berbagai latar belakang yang memaparkan pandangan mereka mengenai kiprah dan jasa besar Prof Soemitro yaitu yang pertama Staf Khusus Bidang Ekonomi Pemprov Sulut Recky Langi yang mewakili Keluarga Inti Prif Soemitro yang secara lugas dan sistematis bagaimana Prof Soemitro menjadi salah satu arsitek utama Pembangunan Ekonomi Indonesia yaitu mulai dari kelulusan menjadi Doktor Ekonomi.

Selanjutnya pembicara kedua yaitu DR. Victor Lengkong, S.E.,M.Si yang menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi Unsrat yang dalam paparannya bisa disimpulkan Prof Soemitro telah meletakkan Pilar Teori Ekonomi. Kemudian sebagai pembicara ketiga yaitu Roger Kembuan, S.Sn.M.A sebagai dosen Fakultas Ilmu Budaya Unsrat yang menjelaskan tentang sejarah dan garis keturunan dari Prof Soemitro yang menikah dengan alm.Dora Sigar yang melahirkan Tokoh Tokoh nasional sebagai pemimpin saat ini di Indonesia.

Sementara pembicara terakhir Ketua Umum MKBP Philip Pantouw yang memberikan pemaparan dan mendapatkan perhatian utama seluruh yang hadir dimana Philip yang akrab disapa Om Ile adalah saksi hidup berbagai fase perjalanan bangsa mulai dari era Permesta, Pemerintahan Orde Lama Soekarno, Pemerintah Orde Baru Soeharto hingga Jaman Reformasi sampai saat ini dimasa Presiden Prabowo Soebianto.

Puncak kegiatan ditandai Pembacaan deklarasi dan pernyataan sikap mendukung penuh Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Kepada Prof Soemitro dan deklarasi itu ditanda tangani pada sebuah spanduk panjang sekitar 10 meter oleh berbagai elemen Organisasi mulai dari Ormas Ormas Permesta, Ormas Nasional , Ormas Adat dan Budaya Minahasa dan Bantik, Rukun Keluaga Sigar Maengkom, Para aktivis Universitas Samratulangi dan Universitas Klabat dan para undangan yang hadir.

Dalam wawancara yang dilakukan Panglima Komando Permesta Indonesia Troy Kairupan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan besar yang diberikan oleh Majelis Keluarga Besar Permesta yang dipimpin oleh Ketua Umum Philip Pantouw, Sekjen Elisa Regar dan Bendahara Lina Pusung dan berharap Komando Permesta Indonesia dan MKBP tetap menjalankan program lainnya dimasa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *