SUARAMANADO – Upaya kreatif dan konsistensi Kodam XIII/Merdeka dalam mengawal program prioritas TNI Angkatan Darat membuahkan pengakuan nasional.
Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) XIII/Merdeka, Kolonel Kav Sofyan, sukses menyabet Juara II dalam Lomba Karya Jurnalistik Jembatan Garuda dan Program TNI AD Manunggal Air Tahun Anggaran 2026. Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung di Jakarta pada 11 Juni 2026.
Melalui Piagam Penghargaan bernomor PP/679/VI/2026 yang ditandatangani langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., Kolonel Kav Sofyan dinilai berhasil menjembatani program strategis TNI AD dengan kebutuhan riil masyarakat melalui narasi jurnalistik yang edukatif dan inspiratif.
Bukan sekadar menulis, keberhasilan Kolonel Kav Sofyan terletak pada kemampuannya mengemas program “Jembatan Garuda” dan “TNI AD Manunggal Air” yang merupakan solusi nyata bagi akses air bersih dan infrastruktur masyarakat menjadi konten yang mampu menggerakkan publik. Pendekatan strategis yang dilakukan Pendam XIII/Merdeka terbukti efektif.
Dengan tingkat partisipasi tertinggi dalam perlombaan ini, Kolonel Kav Sofyan berhasil membawa Kodam XIII/Merdeka tidak hanya menjadi motor penggerak fisik di lapangan, tetapi juga menjadi ujung tombak penyebarluasan informasi yang membangun citra positif TNI AD di mata masyarakat luas.
Penilaian ketat yang dilakukan dewan juri meliputi kualitas kedalaman tulisan, kreativitas penyajian media, hingga konsistensi dalam mengawal program prioritas yang menyentuh langsung denyut nadi kehidupan warga.
Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., menyambut hangat prestasi ini. Baginya, capaian tersebut adalah refleksi dari soliditas seluruh jajaran di Kodam XIII/Merdeka.
”Penghargaan ini menjadi bukti kerja keras dan kedisiplinan seluruh jajaran Penerangan Kodam. Ini bukan hanya keberhasilan pribadi, melainkan milik seluruh keluarga besar Kodam XIII/Merdeka,” tegas Pangdam.
Prestasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh jajaran penerangan di tingkat daerah untuk terus berinovasi dalam mengomunikasikan pengabdian TNI kepada rakyat.
Dengan pola komunikasi yang kreatif, kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya dirasakan manfaat fisiknya, tetapi juga dipahami maknanya melalui narasi yang tepat sasaran.












