SULUT – Menindak lanjuti Keadaan daripada Demo Mahasiswa di Jakarta dan daerah daerah lain termasuk di Sulawesi Utara yang menuju ke anarkis berupa perusakan pagar Kantor DPRD Sulut, Forum Ormas Bersatu (FORSA) melakukan pertemuan mendadak di Hotel Grand Puri Manado.
Pertemuan yang di prakarsai oleh Majelis Keluarga Besar Permesta dengan Ketua Umum Philip Pantouw Bersama Komando Permesta Indonesia dengan Panglima Troy Kairupan dan Ketua Presidiun Franky Harahap, S.E. menggandeng FORSA
Pertemuan ini dihadiri oleh para Ketua Ketua Ormas yaitu Barisan Relawan Prabowo (BARPRO) Sulut dengan Ketua Gideon Pesik, Idham A Wale Ketua Gerakan Pemuda Islam, Ketua Barisan Rakyat Indonesia Sulut (BARAK) Freddy Boy Barahama, Stenli Dirk Ketua Umum Tuama Leos, Juli Roring Ketua Serikat Pekerja Nasional Sulut,
Agustin Dumanauw dari Teropong Keadilan dan Hukum, Joppy Wonte Ketua Laskar Merah Putih Sulut, Denny Sorongan Ketua Forum Peduli Petani Cengkeh Sulut, Ronald Lambey Ketua Komando Pasukan Kristus, Yuri Pantouw Brigade Manguni, Victor Manampiring dari Aliansi Umat Kristen Indonesia Sulut.
Dari pertemuan tersebut Ketum MKBP Philip Pantouw yang dikenal dengan panggilan Om Ile didampingi Sekjen DR. Elisa Regar dan Waka Dolfie Kotambunan mengatakan diperlukan sepemaham dari seluruh Ormas dalam menyikapi isu Reformasi Jilid 2 dan Demo demo yang terjadi dan dipastikan bahwa untuk menggulingkan Pemerintahan Prabowo Gibran
Hal ini sudah terlihat arahnya ditunggangi pihak pihak Barisan sakit hati dan membuat gerakan ke arah Parlemen Jalanan.
Om Ile mengusulkan untuk mengundang Mahasiswa yang berdemo di Kantor DPRD Sulut untuk berdialog secara terbuka dengan FORSA dan sedang dibuatkan agendanya.
Franky Harahap selaku Ketua KRI Sulut dan juga Ketua Presidium Bersama GIBRAN Kita 1 menyatakan dukungannya dalam membuka dialog dengan Mahasiswa agar tercipta ruang yang kondusif bagi Pemerintahan dan tidak mengganggu ketertiban publik.
Dalam pertemuan itu juga dihasilkan Kesepakatan Bersama Mendukung Pemerintahan Prabowo Gibran sampai akhir masa Bakti pemerintahannya yang ditanda tangani seluruh Pimpinan Ormas yang hadir.
Dalam pernyataan Panglima Komando Permesta Indonesia Troy mengatakan bahwa pertemuan ini baru awal dan ada kemungkinan ormas ormas yang akan hadir di pertemuan berikut akan lebih banyak dengan agenda membantu TNI Polri dalam mengamankan Sulut dari Demo anarkis.
Sementara itu Ketua BARAK Indonesia Boy Barahama mrngatakan kami siap bersenergi dan mengawal Presiden Prabowo Subianto dalam mempertahankan NKRI dati segala macam rong ‘ tongan dan siap menghadapi segala bentuk buruk apabila terjadi
(EKY)












