Temui Pelaku Bisnis Sudan, Dubes RI Khartoum Bahas Peningkatan Kerja Sama Perdagangan dan Produk Alat Pertanian RI – Sudan

SUARAMANADO, Sudan : Sebagai negara yang mengandalkan sektor pertanian dalam perekonomian nasional, Sudan dan Indonesia memiliki peluang peningkatan kerja sama sektor pertanian, khususnya perluasan pasar  produk-produk  pertanian dan peralatan pertanian.

Dalam upaya menindaklanjuti peluang kerja sama sektor pertanian, Duta Besar RI Sunarko didampingi Tim Ekonomi KBRI pada Senin (1/8) melakukan kunjungan ke salah satu perusahaan dan pelaku bisnis  terkemuka Sudan, yaitu Ridwan Mastour Elfaig for Trading di Khartoum, yang selama ini bergerak di bidang suplai dan ekspor produk hasil pertanian Sudan, seperti kacang tanah, biji wijen, kapas, dan gum Arabic ke negara-negara Asia, termasuk Indonesia dan RRT. ​

Dalam pertemuan dengan jajaran manajemen perusahaan, Pimpinan Perusahaan, Mr. Ridwan Mastour menyampaikan apresiasi kepada KBRI Khartoum yang secara aktif terus mendukung kerja sama Business to Business antara pelaku bisnis Indonesia dan Sudan. “Indonesia merupakan mitra bisnis terbaik kami, dan perusahaan kami ingin memperkuat kerja sama tersebut, antara lain dengan menjajaki pembelian traktor pertanian dan produk kayu Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pasar di Sudan”, lanjut Mr. Ridwan.

Menanggapi hal tersebut, Dubes RI menyampaikan bahwa Indonesia merupakan mitra bisnis yang tepat bagi Sudan, dimana jumlah penduduk Indonesia yang mencapai lebih dari 270 juta jiwa memberikan peluang pasar yang besar bagi kedua negara. Dubes RI juga mendorong perusahaan Ridwan Mastour Elfaig for Trading untuk terus meningkatkan kerja sama perdagangan dengan mitra Indonesia, khususnya untuk perluasan pasar produk pertanian dan perkebunan Indonesia di Sudan, termasuk kopi, teh dan rempah, serta produk peralatan pertanian, termasuk hand tractor dari Indonesia.

“Kami berharap melalui kunjungan ke perusahaan Ridwan Mastour Elfaig Trading Ltd. akan mendorong peningkatan peluang kerja sama ekonomi kedua negara, terutama di sektor perdagangan dan pertanian dan ditindaklanjuti dengan transaksi bisnis baik ekspor produk Indonesia ke Sudan maupun sebaliknya”, sambung Dubes Sunarko.

Pada akhir pertemuan, Dubes RI juga mengundang Pimpinan Perusahaan Ridwan Mastour Elfaig for Trading melakukan kunjungan bisnis ke Indonesia untuk menghadiri Trade Expo Indonesia (TEI-2022) pada Oktober 2022. Pihak perusahaan menyampaikan kesiapan untuk menghadiri TEI di Jakarta.

Sumber : kemlu.go.id

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.