Sertipikat Membawa Manfaat bagi Petani di Langkat

SUARAMANADO, Kabupaten Langkat : Sertipikat tanah memiliki arti penting bagi masyarakat. Selain dapat menjamin kepastian hukum Hak atas Tanah yang dimiliki, juga dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat. Untuk itu, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berkomitmen untuk menyertipikatkan seluruh bidang tanah di Indonesia, sehingga masyarakat dapat hidup dengan tenang dan aman.

Wadi Alpen Panjaitan (48), seorang petani padi dari Kabupaten Langkat menceritakan bagaimana perasaannya ketika menerima sertipikat tanah miliknya. Ia merasa sudah aman dan terjamin atas sertipikat tanah yang sudah di tangannya.

“Saya senang sekali dan merasa sudah lega karena sertipikat tanah ini merupakan suatu jaminan atas tempat yang saya tinggali. Ini merupakan sebuah arti penting untuk saya,” ujarnya dalam Sosialisasi Program Strategis Kementerian ATR/BPN di Hotel Grand Stabat, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatra Utara pada Rabu (25/05/2022).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pada Kantor Pertanahan dalam proses penyertipikatan tanah miliknya begitu mudah dan tidak dipersulit, sehingga ia merasa begitu terbantu. “Dalam prosesnya dipermudah dan bagus sekali pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Cerita lain datang dari Dompak Manurung (50), petani padi lainnya yang menuturkan, sertipikat yang ia terima akan diagunkan ke bank sebagai modal usaha untuk meningkatkan taraf perekonomian keluarganya dan menambah penghasilan.

“Rencana saya mau buat usaha dari sertipikat ini. Karena kan lumayan ya untuk modal, juga jika usaha saya lancar kedepannya bisa untuk menyekolahkan anak saya nanti,” tutur Dompak Manurung.

Ia juga menyampaikan terima kasih dan bersyukur atas sertipikat tanah yang ia terima kali ini. “Saya senang dan bangga atas pertolongan pemerintah bagi masyarakat. Terima kasih Pak Presiden atas program (PTSL), ini program yang begitu bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sumber : atrbpn.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.