Sambut HAN 2022, Menteri PPPA Bagikan 2 Ton Makanan Olahan Ikan Untuk Anak-anak Di 7 Lokasi

SUARAMANADO, Jakarta : Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Muara Angke hari ini riuh oleh suara khas anak-anak penghuni kampung nelayan di wilayah Jakarta Utara. Mereka berkumpul untuk merayakan terlewatinya 2 tahun masa perjuangan melewati pandemi   bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga. Menteri PPPA menyatakan anak-anak di Muara Angke adalah salah satu contoh ketangguhan anak-anak Indonesia saat menghadapi pandemi Covid-19.

“Bunda bangga kalian bisa melewati 2 tahun masa pandemi yang sangat sulit. Kalian harus menahan diri untuk tidak bermain di luar, belajar di rumah, harus menjaga jarak, memakai masker saat beraktivitas dan segala keterbatasan lainnya. Beberapa anak terpapar Covid-19 dan banyak teman sebaya kalian harus mengalami kedukaan karena salah satu atau kedua orangtuanya meninggal dunia karena Covid-19. Bunda yakin bahwa situasi ini akan membentuk kalian menjadi anak-anak yang tangguh, peduli sesama, dan semakin kreatif di tengah keterbatasan yang ada,”ungkap Menteri PPPA, Rabu (13/07).

Kegiatan di Muara Angke ini adalah bagian dari rangkaian Hari Anak Nasional yang puncaknya akan diperingati pada 23 Juli mendatang. Bersama Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mengadakan bakti sosial pemeriksaan kesehatan dan pemberian bantuan makanan ringan dan tas sekolah kepada anak yang memerlukan perlindungan khusus di wilayah Muara Angke.

Bersamaan dengan giat di RPTRA Muara Angke, juga dilakukan pemberian bantuan 2 (dua) ton makanan olahan ikan untuk anak-anak yang ada di 7 (tujuh) titik, antara lain LPKA Jakarta, LPKA Tangerang, Bantar Gebang, Kampung Pemulung Cinere Depok, Sekolah Darurat Kartini Ancol/Yayasan Ibu Kembar, Kebon Sastra Bogor dan Yayasan Ukhwah Sosial Lestari (Yusoli). Kegiatan ini dilakukan bersinergi dengan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (BKIPM-KKP) dan Paguyuban Pimti Madya Perempuan Indonesia (PIMTI). Di Kampung Pemulung Cinere, diberikan pula bantuan peralatan permainan anak-anak. Menteri PPPA juga menyempatkan diri menyapa anak-anak di 7 titil lokasi di Jabodetabek secara virtual.

Menteri PPPA berharap sinergi dan kolaborasi bersama dengan banyak pihak tetap dapat konsisten dilakukan sebagai upaya mendukung pemenuhan hak anak, khususnya anak-anak yang dalam klaster perlindungan khusus.

“Hari Anak Nasional merupakan pengingat bagi kita semua untuk memprioritaskan pemenuhan hak-hak anak dalam kondisi apapun. Meskipun hal ini harus dipenuhi setiap harinya, tetapi momentum Hari Anak Nasional sekiranya dapat kita jadikan sebuah refleksi, bahwa pemenuhan hak-hak anak, selain merupakan bagian dari hak asasi manusia, juga merupakan investasi kita bersama pada masa depan bangsa,”tegas Menteri PPPA.

Hari Anak Nasional (HAN) 2022 mengambil tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dengan tagline #Peduli Pasca Pandemi Covid-19, #Anak Tangguh Pasca Pandemi Covid-19 dan #Anak Tangguh Indonesia Lestari.

Sumber : kemenpppa.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.