Penyelesaian Proyek Prioritas dan Learning and Education Bagi SDM Jadi Fokus Kemenko Marves

SUARAMANADO, Banyuwangi : Kemenko Marves melalui Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan melaksanakan Rapat Koordinasi Program Kerja Bidang Investasi dan Pertambangan, di Banyuwangi, Senin (04-06-2022). Dalam arahannya, Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan, Septian Hario Seto mengatakan tujuan rakor tersebut untuk membahas proyek-proyek yang menjadi prioritas sampai tahun 2024 dan program learning and education untuk sumber daya manusia (SDM) di kedeputian tersebut.

“Pada pertemuan siang hari ini, kita akan membahas beberapa proyek prioritas yang harus menjadi fokus kita untuk tahun ini sampai dengan tahun 2024. Ada dua hal yang memang harus kita jadikan fokus program kerja kita ke depannya. Pertama yaitu penyelesaian proyek-proyek yang sifatnya prioritas. Kedua yang tidak kalah penting adalah saya mau program learning and education di kedeputian ini bisa berjalan dengan baik,” jelas Deputi Seto.

Deputi Seto mengatakan kualitas dan performa kedeputiannya akan sangat tergantung pada SDM yang ada di dalamnya. Untuk itu, menurutnya, melalui program learning and education tersebut diharapkan SDM di kedeputiannya bisa terbentuk menjadi lebih berkualitas terutama dalam hal terkait penanganan masalah investasi dan pertambangan.

“Karena ini satu hal yang sangat penting untuk kita miliki bersama-sama, jadi nanti saya minta kita bikin program L&E ini dan tentukan bagaimana mekanismenya. Hal ini supaya semua SDM di kedeputian ini memiliki kesempatan untuk mengembangkan skill-nya. Jangan sampai kita sibuk kerja tapi kita sampai lupa mengembangkan skill pribadi,” kata Deputi Seto.

Adapun pada rakor, Deputi Seto memaparkan proyek-proyek prioritas yang ada pada Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan di antaranya yaitu Online Single Submission (OSS), Jalan Tol Trans Sumatra, Pelabuhan Kuala Tanjung, Investasi Kabel Bawah Laut, Tata Kelola Minyak Goreng, Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku, Investasi Farmalkes, Jalan Tol Trans Jawa, Proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung, Proyek LRT Jabodebek, Penganganan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), dan isu emisi karbon.

“Saya inginkan proyek-proyek strategis kita jadikan prioritas utama untuk ke depannya. Beberapa proyek ini mungkin akan selesai lebih dari tahun 2022. Jadi ini multiyears ya, mungkin sampai 10 tahun proyek ini masih akan jalan,” kata Deputi Seto.

Dalam penyelesaian proyek-proyek prioritas tersebut Deputi Seto meminta agar para Asisten Deputinya untuk dapat mengoordinasikan seluruh pegawai di kedeputiannya agar bisa bekerja sama dan turut terlibat dalam pengerjaan setiap proyek prioritas yang ada. Tidak hanya itu Deputi Seto juga berharap agar pegawainya memiliki kepercayaan diri ketika berhubungan dengan Kementerian/Lembaga lain saat menangani proyek-proyek prioritas.

“Teman-teman harus bangga ya bergabung dengan kedeputian ini, harus bisa bekerjasama dan membangun teamwork yang baik. Saya juga minta kalian ada confidence ketika berhubungan dengan kementerian/lembaga lain,” ujarnya.

Bersamaan dengan Rakor Program Kerja tersebut, di akhir acara juga telah dilaksanakan penyerahan memori serah terima jabatan Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan, Latief Nurbana yang telah memasuki masa purna bakti.

Rangkaian kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Asisten Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan, serta para staf di kedeputian Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan.

Sumber : maritim.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.