Kekuatan Nuklir Rusia Dalam Posisi Siaga Tiggi

SUARAMANADO WASHINGTON DC. Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) William Burns menuturkan kepada anggota parlemen AS, bahwa Putin kini berada dalam ‘kegelisahan yang mudah terpancing emosi, yang diwarnai campuran keluhan dan ambisi selama bertahun-tahun’.

Dilansir dari Detiknews.com, Bulan lalu, Putin mengambil langkah mengejutkan dengan menempatkan kekuatan nuklir Rusia dalam kondisi siaga tinggi.

Sejumlah pejabat AS secara pribadi menyatakan kekhawatiran bahwa, dalam skenario terburuk, Putin mungkin memerintahkan pengerahan semacam rudal nuklir mini ke sebuah kota.

Kepala intelijen Amerika Serikat (AS) menjuluki Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai pemimpin yang ‘marah’ dan terisolasi yang mendambakan pengaruh global.

Putin juga dilaporkan merasa frustrasi karena invasi Rusia ke Ukraina tidak berjalan sesuai rencana karena selama hampir 2 minggu invasi, tujuan Rusia belum tercapai.
Seperti dilansir AFP, Rabu (9/3/2022).

Dalam pernyataannya, Burns juga menyebut invasi ke Ukraina menjadi persoalan ‘keyakinan pribadi yang mendalam’ bagi Putin, yang membawanya kembali bentrok dengan Eropa dan AS.

“Saya pikir Putin marah dan frustrasi sekarang. Dia kemungkinan menggandakan dan berupaya menggerus militer Ukraina tanpa mempedulikan korban sipil,” ujar Burns dalam rapat Kongres AS membahas ancaman global pada Selasa (8/3) waktu setempat.

Putin tengah menghadapi gelombang kecaman global untuk invasi ke Ukraina, yang membuatnya lebih terisolasi. Komunitas intelijen AS memperingatkan potensi Putin akan mengamuk, khususnya menggarisbawahi ancaman nuklir yang meningkat.

Direktur Badan Intelijen Pertahanan Pentagon, Letnan Jenderal Scott Berrier, menyebut Rusia di bawah Putin telah berusaha keras memodernisasi persenjataan, khususnya senjata nuklir dengan dampak lebih kecil.

Berrier mengatakan bahwa Putin sangat tertarik pada ‘senjata nuklir taktis’. “Saya meyakini bahwa dia berpikir itu memberikannya keuntungan tidak biasa,” ucapnya.

Burns menambahkan bahwa di bawah tekanan besar, lingkaran dalam penasihat Putin ‘semakin menyusut’. Burns menyatakan bahwa dalam sistem semacam itu, tidak akan menguntungkan bagi ‘orang-orang untuk mempertanyakan atau menantang penilaiannya (Putin-red)’

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.