MANADO – Masyarakat Nusa Utara etnis Sangihe dan Talaud yang bertempat tinggal di Malalayang 2 Lingkungan 5 bersama Jemaat Kerukunan Gereja Masehi Protestan Indonesia (KGMPI) Getsemami Bahu menggelar Pesta Adat Tulude Jumat Sore (06/02/2025)
Dengan Tema Lumiu Munara katundiangu Tulude Makao Sasikile kakasembaukangu Menanum melang Dingangu Jamaate yang artnya Melalui Pesta Adat Tulude semakin mempererat tali pesaudaraan dan kebersamaan
Pesta Adat ini memiliki cara unik untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas perlindungan, keselamatan, limpahan rejeki dan kesehatan.
Ritual itu dikenal dengan adat tulude atau yang sering disebut dengan tolak tahun sebagai bentuk syukur telah diberi keselamatan sepanjang tahun 2026
“Digelarnya pesta adat ini akan menjadi momentum sakral untuk warga dan masyarakat Nusa Utara yang sudah menjadi tradisi warga Sangihe di Malalayang
Pesta adat Tulude dirangkaikan cuci tangan dengan air suci agar kampung dalam sehat di jauhkan dari wabah penyakit yang dilakukan Pdt Pelayanan Marvil Manua Sth dan pemotongan Kue Adat Tamo
Dipandu oleh Andris Limpong yang dituakan sambil membacakan doa dalam bahasa Sangihe pertanda puncak ritual dalam upacara
Meski jauh dari kampung halaman dan kini hidup di tanah Minanga Bantik , masyarakat etnis Sangihe dan Talaud tetap menjalankan ritual adat tulude.
Hal ini merupakan kebiasaan yang dilakukan turun temurun sejak nenek moyang sebagai ekspresi ungkapan syukur kepada Yang Maha Kuasa.
Adapun arti kata “Tulude” atau “Menulude” berasal dari kata Suhude, bahasa Sangihe yang berarti tolak. Sedangkan tulude berarti menolak atau melepaskan.
Tokoh masyarakat Adat Sangihe yang di Malalayang 2 Ramlis Makasekehe mengatakan Tulude bukan sekadar tradisi budaya, melainkan juga merupakan momentum refleksi iman yang mengajarkan nilai-nilai kerendahan hati, kebersamaan, persatuan, serta semangat saling menopang dalam kehidupan bermasyarakat.
Usai pesta adat tersebut, masyarakat nusa utara yang berbaur dengan masyarakat dari berbagai suku termasuk Minahasa melanjutkan acara masamper atau kesenian Nusa Utara
Dalam pesta Adat Tulude ini dihadiri oleh Camat Malalayang Yusuf Kopitoy Novrianto Lilamboga Sekertaris Umum Sinode KGMPI dan Tua – tua adat Sangihe dan Talaud yang ada di Malalayang
(HERMAN)












